Kalori yang dikeluarkan saat tidur

Pada saat seseorang hendak menurunkan berat badan, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membakar kalori, terutama dengan berolahraga. Kabar baiknya, tubuh ternyata juga bisa membakar kalori saat tidur. lho! Simak pada ulasan berikut ini!

Setiap harinya tubuh diperkirakan membakar sekitar 50 kalori per jam ketika tidur. Namun, angka tersebut bisa berubah tergantung tingkat metabolisme basal (BMR) setiap orang.

BMR mengacu pada energi yang dibutuhkan untuk pernapasan, sirkulasi darah, pengaturan suhu, hingga perbaikan sel. Pada kebanyakan orang, tingkat metabolisme basal memberikan sekitar 80% dari total kalori yang terbakar setiap hari.

Sementara itu, otak membakar glukosa untuk menghasilkan energi sekitar 20% dari kalori yang didapat saat beristirahat.

Tidur merupakan waktu ketika tubuh memperbaiki dan meregenerasi sel. Suhu tubuh akan menurun, laju pernapasan, dan metabolisme pun melambat untuk memaksimalkan manfaat tidur.

Di lain sisi, rata-rata kebanyakan orang dapat membakar kalori sekitar 15% lebih sedikit ketika tidur, dibandingkan BMR yang terjadi pada siang hari.

Cara menghitung pembakaran kalori ketika tidur

Sayangnya, Anda tidak boleh berharap banyak dengan kalori yang terbakar saat tidur. Jumlah pembakaran kalori saat tidur terhitung cukup rendah dan hal ini tergantung dengan berat badan setiap orang.

Di bawah ini rumus untuk mengetahui kalori yang terbakar ketika tidur.

(BMR ÷ 24) x angka lamanya tidur dalam jam x 0,85

Sebagai contoh, pemilik berat badan 72 kilogram biasanya dapat membakar kalori saat tidur sekitar 69 kalori per jam. Artinya, 8 jam tidur mungkin dapat membakar kalori sebanyak 552 kalori.

Sementara itu, orang dengan berat badan 54 kilogram dapat membakar sebanyak 51 kalori per jam, atau setara dengan 408 kalori selama 8 jam.

Faktor yang memengaruhi pembakaran kalori saat tidur

Tak heran bila mendapatkan tidur yang cukup dipercaya dapat menurunkan berat badan karena proses pembakaran kalori tetap berlangsung. Bahkan, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan pembakaran kalori di malam hari.

Hal tersebut dibuktikan melalui penelitian dari The Journal of Physiology. Studi tersebut melaporkan bahwa melewatkan tidur sepanjang malam sama dengan menyia-nyiakan kesempatan tubuh membakar 135 kalori selama tidur.

Maka dari itu, kurang tidur sering dikaitkan dengan penambahan berat badan dan risiko penyakit obesitas karena memperlambat metabolisme dan meningkatkan nafsu makan.

Guna meningkatkan proses pembakaran kalori ketika tidur, Anda perlu meningkatkan metabolisme agar bisa membakar lebih banyak kalori ketika terbangun, seperti:

  • memperhatikan jam makan,
  • rutin berolahraga,
  • mencoba menurunkan berat badan, serta
  • memeriksakan diri ke dokter bila merasa proses metabolisme melambat.

Tips membakar kalori saat tidur

Pada dasarnya, kunci utama memaksimalkan proses pembakaran kalori saat tidur yaitu mendapatkan kualitas tidur yang baik. Usahakan untuk selalu mendapatkan durasi tidur yang cukup, yakni 7 – 8 jam setiap malam.

Bila merasa kesulitan, beberapa tips di bawah ini mungkin bisa membantu Anda memiliki kualitas tidur yang baik.

1. Membuat rutinitas

Salah satu cara agar tidur Anda cukup dan bisa membakar kalori secara maksimal yaitu menciptakan rutinitas tidur. Maksudnya, Anda bisa mengatur waktu tidur pada waktu yang sama setiap malam dan bangun pada jam yang serupa setiap harinya.

Anda mungkin bisa melakukan aktivitas yang membuat tubuh rileks sebelum tidur, seperti mandi dengan air hangat atau melakukan gerakan yoga untuk tidur lebih nyenyak.

2. Menghindari kopi sebelum tidur

Sudah bukan rahasia umum lagi bila minuman dengan kandungan kafein seperti kopi tidak dianjurkan diminum sebelum tidur. Bagaimana tidak, minuman yang bersifat stimulasi ini dapat membuat Anda sulit tidur dan tetap terjaga di malam hari.

Alih-alih membakar kalori, Anda mungkin lebih banyak mengonsumsi makanan atau camilan tengah malam untuk mengusir kebosanan karena tidak bisa tidur.

3. Menciptakan suasana kamar yang nyaman

Kamar yang panas dan ‘ditemani’ suara bising tentu membuat Anda kesulitan tidur dan mengganggu ritme tidur. Maka itu, cobalah untuk menciptakan suasana kamar yang nyaman guna mendapatkan kualitas tidur yang baik melalui tips di bawah ini.

  • Selalu matikan komputer, televisi, atau ponsel sebelum tidur.
  • Gunakan penyumbat telinga dan gorden anti tembus pandang bila memungkinkan.
  • Jaga suhu ruangan tetap dingin agar tidur lebih cepat.

Meski dapat membakar kalori, bukan berarti Anda bisa menghabiskan waktu untuk tidur demi membuang kalori. Saat tidur, metabolisme akan melambat sehingga Anda tidak dapat hanya mengandalkan tidur sebagai kegiatan membakar kalori.

Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi guna memahami solusi yang tepat untuk Anda.

Apakah kalori terbakar saat tidur?

Tidur cukup memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Selain tubuh terasa segar keesokan harinya, tidur nyenyak di malam hari turut andil dalam menjaga berat badan ideal. Pasalnya, dikutip dari Kompas.com, tubuh akan membakar 40 sampai 55 kalori setiap jam. Hal ini termasuk saat tidur dan tidak melakukan aktivitas apa pun.

Berapa kalori terbakar saat tidur 8 jam?

Artinya, 8 jam tidur mungkin dapat membakar kalori sebanyak 552 kalori. Sementara itu, orang dengan berat badan 54 kilogram dapat membakar sebanyak 51 kalori per jam, atau setara dengan 408 kalori selama 8 jam.

Apakah berbaring membakar kalori?

Sebab, berbaring di tempat tidur saat tidur malam juga membantu membakar kalori. Dikutip dari Mens Health, saat tidur malam pembakaran kalori minimal kira-kira 40 hingga 55 kalori per jam.

Bagaimana cara membakar lemak saat tidur?

Berikut cara membakar lebih banyak kalori selama tidur, sebagaimana dikutip Insider:.
Makan malam tidak terlalu larut. Makan malam yang terlalu banyak dan dekat dengan waktu tidur, tidak mudah untuk dicerna tubuh. ... .
2. Rutin olahraga tapi tidak sebelum tidur. ... .
Matikan elektronik. ... .
4. Tidur telanjang..