Digambarkan 2 garis yang saling berpotongan pada sebuah kertas banyak titik potongnya ada

ibu mempunyai 11/3 karung beras. jika setiap karung berisi 3/4 kuintal tepung, maka berapa kuintal berapa beras ibu seluruhnya?

Tolong bantu kak sekarang

{xx< 10 dan xe Bilangan cacah}​

[tex] - ( \frac{1}{4} ) \times x[/tex]tolong bantu jawab​

28. Sebuah taman berbentuk lingkaran dengan jari-jari 35 m. Jika sekeliling taman akan ditanami pohon cemara dengan jarak antarpohon 4 m, maka banyak … pohon yang diperlukan adalah​

1) 2 X² + 15 X +36 2) 8x² + 18 x + 9tolong bantu dijawab dengan pemfaktoran ​

mohon bantuannya kak bsk klo gk selesai berdiri:(​

= {x-3 < x≤ 12 dan x e Bilangan bulat} ​

d. D {x|x ≤9 dan x = Bilangan asli}​

58.678÷6 pake cara bersusun kebawah ya​

Sifat-sifat garis di bidang geometri ditentukan oleh kedudukannya terhadap garis lainnya, yang terdiri dari garis sejajar, garis berpotongan, garis tegak lurus, dan garis berimpit. Berikut akan dijelaskan ke-4 sifat kedudukan antar garis tersebut.

Artikel terkait: Pengertian Garis Titik Bidang dan Ruang beserta Contohnya

A. Garis Sejajar

Garis sejajar adalah suatu kedudukan dua garis pada bidang datar yang tidak mempunyai titik potong walaupun kedua garis diperpanjang. Secara geometri kesejajaran garis tidak akan pernah bertemu satu dengan lainnya karena mempunyai kemiringan [gradien] yang sama. Garis-garis sejajar tidak harus sama panjang.

Contoh garis sejajar:

Garis AB dan CD merupakan contoh kedudukan sejajar, karena kedua garis tidak berpotongan walaupun garis diperpanjang Gambar garis EF dan GH merupakan contoh garis tidak sejajar, karena ketika diperpanjang garis tersebut berpotongan

Garis berpotongan adalah kedudukan dua garis yang mempunyai titik potong karena kedua garis saling bertemu. Secara geometri garis-garis yang berpotongan terjadi karena mempunyai kemiringan yang berbeda dan panjang antar garis memungkinkan untuk saling bertemu. Garis yang berpotongan sudah pasti tidak sejajar, namun garis tidak sejajar belum tentu berpotongan.

Contoh garis berpotongan:

Garis IJ dan KL merupakan garis berpotongan karena kedua garis saling bertemu dan menghasilkan suatu titik potong

Garis tegak lurus adalah kedudukan garis yang berpotongan dan pada titik potongnya terbentuk sudut siku-siku [90°]. Garis tegak lurus juga disebut dengan garis serenjang atau garis perpendikular. Dalam simbol matematika garis tegak lurus disimbolkan dengan simbol perpendikular "", misalnya garis MN tegak lurus dengan OP dapat ditulis MN ⊥ OP.

Garis MN dan OP merupakan garis tegak lurus karena saling berpotongan dan titik potongnya membentuk sudut siku-siku

Perkalian dua kemiringan [gradien] garis tegak lurus adalah -1 atau memenuhi persamaan M1 × M2 = -1.

Jika, M1 = a/b maka M2 = - b/a * Karena berlaku M1 × M2 = a/b × [- b/a] = - ab/ab = -1 Contoh: Kemiringan garis MN adalah M1 = 2/3, berapakah kemiringan garis OP di atas? Penyelesaian: Karena garis OP ⊥ NM maka gradien garis OP = M2 dihitung memenuhi persamaan M1 × M2 = a/b × [- b/a] = -1 M1 = a/b = 2/3 a = 2 b = 3 M2 = - b/a = - 3/2 Jadi, gradien garis OP adalah - 3/2

D. Garis Berimpit

Garis berimpit adalah kedudukan garis yang saling menutupi antara satu dengan lainnya, sehingga garis berimpit tidak dapat dilihat dengan kasat mata. Garis berimpit dapat terjadi karena posisi garis yang sama, namun 2 garis berimpit belum tentu mempunyai panjang yang sama.

Contoh garis berimpit:

Garis a dan b merupakan garis berimpit karena kedua saling menutupi pada posisi yang sama

Baca juga tutorial lainnya: Daftar Isi Pelajaran Matematika

Sekian artikel "Pengertian Garis Sejajar, Garis Berpotongan, Tegak Lurus, dan Berimpit". Nantikan artikel menarik lainnya dan mohon kesediaannya untuk share dan juga menyukai halaman Advernesia. Terima kasih…

semangat belajar ya adikk jangan lupa bintang 5 nya :] jangan lupa jaga kesehatan juga ya :]

Berdasarkan aksioma kelima Euclid, maka ketika dua garis tidak saling sejajar maka kedua garis tersebut akan berpotongan di satu titik yang sama. Jadi terdapat satu titik potong dari ke dua garis yang saling berpotongan.

Kedua garis saling berpotongan akan terbentuk satu titik potong

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah B.

Sebuah balok memiliki panjang 25 cm lebarnya 2 cm dan tingginya 4 cm maka tentukanlah volume baloknya -------------orgil​

[Q.habisin poin]sebuah persegi panjang memiliki panjang 10cm dan lebar 14cm, tentukan luas persegi panjang!​

Q.sebuah segitiga ABC memiliki panjang alas 6cm dan tinggi 8cm. jika diketahui panjang jari jari lingkaran sepanjang 7 kali panjang hipotenusa segitig … a ABC, tentukan luas lingkaran!​

Q ⅘ + ⅞ 2 x 0 x 8 x 102938note : akun ini mau gue kasih ke orang lain ​

Q.sebuah drum memiliki tinggi 10m dan diameter 14m. tentukan volume dan luas permukaan drum!​

Q.sebuah segitiga siku siku memiliki! panjang alas 15cm, dan tinggi 20cm.tentukan sisi miring segitiga​

Q.sebuah balok memiliki panjang 20cm, lebar 16cm, dan tinggi 1 m. tentukan volume balok​

Q.syasi naik sepeda menuju pulau bintan selama 5 jam, jika kecepatan sepeda adalah 50km/jam, tentukan jarak yang ditempuh syasi​

beserta pembahasannya.. terimakasih..

Q.sebuah persegi memiliki luas 256cm².Tentukan keliling persegi​

Video yang berhubungan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.Morbi adipiscing gravdio, sit amet suscipit risus ultrices eu.Fusce viverra neque at purus laoreet consequa.Vivamus vulputate posuere nisl quis consequat.

Create an account

Kedua garis saling berpotongan akan terbentuk satu titik potong

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah B.

jika a=2,b=-5 tentukan nilai ab+4b-a+3ab​

Koefesien x pada bentuk aljabar 2x²y - xy - 3x -12 adalahbantu jawab dong:)​

jika u2 = 5 dan u5 = 14 dari barisan aritmetika, maka tentukan suku ke 15pakai cara ​

(2t+3)⁵ teorema binomial​

Diketahui fungsi f(x) = x² + 4 x + 5 hitunglah utk nilai x = 3​

please tolong bantu jawab​

bilangan terkecil yang habis dibagi 12,8 dan 6

Dua suku berikutnya dari barisan bilangan 1, 3, 4, 7, 9, 13, 16, 21, ..., A. 27, 31 B. 25, 31 C. 25, 30 D. 25, 29​

perlu waktu kurang dari 15 menit untuk berlari 3600 m dengan kecepatan X meter per menit.​

23/10 + 10/3 - 8/15 ​